Berita

Longsor dan Banjir Lumpuhkan Akses Tiga Desa di Bungku Utara

151
×

Longsor dan Banjir Lumpuhkan Akses Tiga Desa di Bungku Utara

Sebarkan artikel ini

MOROWALI UTARA – Akses jalan penghubung menuju tiga desa di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, lumpuh total setelah tertimbun longsor dan diterjang banjir pada Sabtu (25/7/2026). Material longsor yang menutup badan jalan serta gerusan banjir di sejumlah titik membuat jalur utama masyarakat tidak dapat dilalui.

Jalan yang terdampak menghubungkan Desa Uempanapa, Desa Lemowalia, dan Desa Salubiro. Kerusakan terjadi di beberapa titik sehingga akses transportasi masyarakat terputus total dan aktivitas warga menjadi terganggu, Minggu (26/7/2026).

Salah seorang warga Desa Lemowalia yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan. Material longsor masih menutupi badan jalan, sementara banjir menggerus sebagian ruas jalan hingga tidak dapat dilintasi.

Menurutnya, kendaraan roda dua pun kini mengalami kesulitan untuk melintas. Warga harus berhati-hati saat mencoba melewati jalur yang masih tersisa karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan maupun jalan amblas.

Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan masyarakat dari ketiga desa untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selama ini kondisi jalan memang belum diaspal sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Kerusakan yang semakin parah akibat longsor dan banjir membuat akses transportasi warga praktis lumpuh total.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor serta memperbaiki ruas jalan yang tergerus banjir. Penanganan cepat dinilai sangat dibutuhkan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Hingga kini masyarakat masih menunggu langkah penanganan dari instansi terkait. Selain pembukaan akses jalan, warga juga berharap pemerintah segera melakukan peningkatan infrastruktur jalan secara permanen agar kejadian serupa tidak terus menghambat mobilitas warga di Kecamatan Bungku Utara. JEM