Berita

DLH Morowali Utara Gelar Aksi Pungut Sampah di Teluk Tomori

71
×

DLH Morowali Utara Gelar Aksi Pungut Sampah di Teluk Tomori

Sebarkan artikel ini

Morowali Utara – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Morowali Utara menggelar kegiatan “Aksi Pungut dan Pilah Sampah Plastik” di sekitar Teluk Tomori dan Pulau Bajo, Desa Gililana, Kecamatan Petasia, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini mengusung tema HPSN 2026 yakni “Berkolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem laut di wilayah Morowali Utara.

Dalam pelaksanaannya, DLHD Morowali Utara berkolaborasi dengan sejumlah instansi vertikal dan pihak swasta, di antaranya PT Hoffmen Internasional, PT Trinusa Resources, serta Pos TNI AL Morowali Utara.

Sebanyak 23 peserta terlibat langsung dalam aksi tersebut dan berhasil mengumpulkan sampah anorganik terpilah sebanyak 8 kantong atau sekitar 80 kilogram, serta sampah anorganik residu sebanyak 12 kantong atau sekitar 120 kilogram.

Sampah terpilah selanjutnya dibawa ke TPS3R untuk dibersihkan dan dijual ke pengepul plastik daur ulang, sementara sampah residu akan ditangani sesuai prosedur pengelolaan limbah yang berlaku.

Kepala DLH Morowali Utara, Ir. Syarifuddin, ST., MT., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai maupun laut. “Sampah plastik di laut sangat sulit terurai dan berdampak panjang terhadap kesehatan lingkungan serta kehidupan biota laut,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Pos TNI AL Morowali Utara, Kapten Laut (P) Sudjito, menegaskan bahwa TNI AL siap mendukung setiap program yang berkaitan dengan pelestarian wilayah pesisir. “Menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Banyaknya sampah plastik yang ditemukan menunjukkan masih masifnya perilaku membuang sampah sembarangan. Padahal plastik bersifat persisten, terfragmentasi menjadi mikroplastik, menyerap racun, dan mengancam rantai makanan laut, yang pada akhirnya berdampak pada hasil tangkapan nelayan serta sektor pariwisata.

Melalui momentum HPSN ini, DLHD Morowali Utara mengajak seluruh masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari rumah dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) serta menanamkan kesadaran bahwa laut bersih adalah investasi masa depan.

Aksi ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya gerakan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan pesisir Morowali Utara. Karena sejatinya, “Sampahmu Tanggung Jawabmu”, dan masa depan lingkungan ditentukan oleh kepedulian kita hari ini. JEM